Saturday, April 25, 2009

BOLASEPAK OH BOLASEPAK

Hari ini bercerita pasal bolasepak. Mungkin lebih seronok. Dulu saya pernah main bola. Tak sempat la sampai jadi pemain Profesional. Cuma main untuk liga - liga daerah. Macam biasa bila main bola, pakai seluar pendek (hukum syafie kata aurat), kekadang bergaduh bukan sahaja pemain tetapi penyokong pun sama. Bila tengok perlawanan antara Negeri, pasti ada penyokong bergaduh, paling kurang pancitkan tayar bas. Kata - mengata atas nama sokongan biasa aje la. Semangat Asobiyyah dihidupkan. Bagi yang tak tahan mudah naik angin. Itu jadi punca pergaduhan. Biasanya yang bergaduh ini remaja - remaja berusia 20 tahun ke bawah. Bukan ada kerja tetap, kebanyakannya penganggur atau pekerja kuli orang. Mungkin sebab IQ rendah, tak ada apa nak buat, jadi mengisi masa lapang. Itulah bolasepak, bola satu kejar ramai - ramai, tendang - tendang dapatkan gol. Bila gol kita sambut macam orang kafir, hingga lupa Allah. Biasa lah bolasepak sukan ciptaan orang kapir. Kalau tak percaya, cuba fikirkan kenapa syarikat Yahudi sanggup taja berbillion ringgit, Mengapa?
Dulu tak ramai ustaz minat bolasepak. Kalau main pun sekadar petang - petang untuk riadah sahaja. Keluarkan peluh, jaga kesihatan.
Bila dah besar, tengok rupanya ada yang kaya sebab bolasepak. Pemain ternama dapa gaji lumayan. Yang lebih kaya lagi broker judi. Setiap perlawanan ada broker, rupanya bolasepak pun memang permainan yang dikaitkan dengan judi. EPL lagi besar judi. Piala Dunia lagi kuat judi. Macam biasa orang Islam kena tipu. Itulah bolasepak cipataan si kafir, jadikan satu industri.
Sekarang dah ramai ustaz tengok bola, lebih - lebih lagi kalau pasukan kesayangan pasukan yang kuat dan masuk final. Maka ustaz pun bersembang pasal bola. Ada yang pergi stadium bila pasukan kesayangan masuk final. Fatwa dahulu berkaitan laro pun ditukar ke Riadah. Hairan bin Ajaib, mudahnya fatwa berubah. Mungkin ustaz sekarang lebih asobiyyah ke, tak tau la.
Jangan kerana bolasepak, kita berubah. Jangan kerana pasukan kita sokong masuk final fatwa berubah. Sebab bolasepak tetap bolasepak, hanya hiburan. Tak ramai pemain solat lima waktu bila bertembung waktu. Penyokong apatah lagi, banyak yang tinggal waktu sembahyang. Banyak yang jahil dari berilmu. Banyak mudarat dari kebaikan. Itulah bolasepak. Tak salah untuk beriadah, kalau sampai terbawa - bawa sampai ke mengaitkan politik dan hukum agama rasanya kena nilai semula.
Harap ustaz - ustaz dapat betulkan semula. Jangan bolasepak kita letakkan segala - galanya. Banyak yang kena muhassabah.
Akhir kata, Tahniah untuk pasukan Selangor kerana menang piala FA. Untuk pasukan Kelantan usaha lagi. Mungkin tidak untuk tahun ini, tahun hadapan sedang menanti.
Sekadar suka - suka. BOLA OH BOLA.

Friday, April 24, 2009

KIAMAT 2012?

Sedang berborak bersama teman, terpacullah perbincangan berkaitan Kiamat pada tanggal 21/12/2012. Ini adalah berdasarkan Kalendar Maya, teori planet Nibiru yang akan menghentam bumi dan menghancurkan tamadun manusia. Ada saintis yang mengandaikan wujudnya badai matahari yang beribu kali kuasa nuklear yang akan menghancurkan sistem elektronik di dunia dan mengembalikan dunia ke zaman kegelapan @ kuno.
Setakat mana kebenarannya hanya Allah yang Maha Mengetahui. Bagi kita manusia yang lemah hanya mampu menerima takdir ini samada benar atau tidak.
Bagi saya yang pentingnya kita sentiasa bersedia menghadapi kematian dengan cara yang terbaik. Kita tetap akan kembali kepadanya samada disukai @ tidak, pada bila - bila masa.
Disini saya copy & pastekan teorinya sebagai renungan dan bacaan kita,


The Mayan Calendar
Begini…..teman-teman pernah dengarkan mengenai mitologi-mitologi setiap bangsa didunia,misalnya mitologi perdaban China,Mesir,Sumeria,Yunani,dsb.
Nah,dikisahkan didalam beberapa mitologi-mitologi tsb bahwa bumi ini pernah dilanda banjir dahsyat yang mengerikan,hampir semua peradaban-peradaban zaman dulu ada cerita tentang bencana yang satu ini,misalnya diantara lebih dari 130 suku Indian di Benua Amerika hampir tidak ada suku yang tidak memitoskan banjir dasyat sebagai topik.
Kalau mau lebih mudahnya,coba ingat-ingat Kisah Nabi Nuh (Noah).Dikisahkan didalam Al-Qur’an maupun Bible,bahwa seluruh peradaban manusia pada saat itu musnah,terkecuali bagi orang-orang yang percaya pada ajaran Alllah yang disampaikan oleh Nabi Nuh yang selamat dari bencana air bah yang maha dasyat itu.

Di sekitar pedalaman kaki Gunung Himalaya, Tibet misalnya, orang-orang menjumpai sebuah suku, keturunan dan rupa mereka hampir mirip dengan orang Yunani. Konon katanya, mereka adalah orang-orang yang beruntung masih hidup atas peristiwa banjir yang dahsyat itu.

Pada tahun 1986, kantor berita pemerintah Turki menyatakan bahwa 5.200 meter di atas permukaan laut puncak gunung (Ararat), telah ditemukan sebuah benda yang mirip dengan perahu Nabi Nuh yang berbentuk persegi empat, lalu mengambil gambarnya dari angkasa, dan panjang perahunya sesuai dengan yang dicatat dalam kitab suci.

Pernah beberapa waktu lalu aq sempat membaca sebuah artikel manarik,menurut penuturan dari Mister Li Hongzi (pendiri Fulun Gong/Fulun Dafa) dalam ceramah Alam Semesta-nya,Beliau menuturkan bahwa peradaban dimuka bumi ini setidaknya telah dihancurkan kurang lebih sebanyak empat kali oleh Sang Pencipta.
Dan,pada saat era dimana kita hidup sekarang ini, merupakan masa kehidupan peradaban umat manusia ke-5 dibumi.

Lalu kenapa manusia bisa mengalami bencana itu? Mitologi dari setiap negara mempunyai penjelasan yang sama terhadap hal ini. Semua ini dikarenakan kemerosotan dan kebejatan manusia, lalu Sang Penguasa Alam Semesta memutuskan untuk menghukum manusia.

Mengenai penggambaran atas peristiwa dimusnahkannya beberapa peradaban-peradaban manusia masa silam ,sebenarnya bisa kita peroleh penjelasannya dari beberapa Hadist.
Pernah aq membaca sebuah hadist riwayat (lupa tapi hadist riwayat siapa),disitu dikisahkan pada zaman nabi-nabi terdahulu,ada yang disebut sebagai zaman edan dan zaman apa gitu deh (intinya setiap manusia pada zaman ini kembali fitrah), sehabis zaman edan akan kembali lagi ke zaman fitrah sampai saatnya tiba alam semesta ini benar-benar akan dihancurkan secara keseluruhan.
Nah, dari isi hadist tsb dapat kita peroleh penjelasan,bahwa ketika suatu zaman dimana manusia telah menunjukkan kemerosotan moral yang luar biasa (zaman edan),Sang Penicipta memutuskan untuk mengahiri peradaban tersebut dengan mengirimkan beberapa bencana besar yang ahirnya mengakhiri kehidupan dimuka bumi pada saat itu.
Hanya beberapa oranglah yang disisakan untuk memulai peradaban baru selanjutnya.Pada waktu peradaban baru ini lahir,hati orang-orang yang berhasil terselamatkan tersebut kembali dalam keadaan bersih/fitrah (setelah bertobat) karena telah disadarkan oleh rentetan bencana mengerikan yang menimpanya dimasa silam.(mohon dikoreksi lagi yah hadistnya)

Siklus seperti itu terus menurus berlangsung sampai pada masa peradaban kita saat ini (masa peradaban umat manusia ke-5/matahari ke-5).
Pada saat ini,dimana tanda-tanda zaman edan telah dapat terlihat dengan begitu jelas,mungkin kembali saatnya peradaban pada saat ini harus kembali diakhiri,dan akan digantikan dengan sebuah peradaban baru yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sebelumnya.(mungkin manusia-manusia yang akan datang akan mengenal sisa-sisa peradaban kita sebagai sebuah peradaban maju yang hilang ditelan masa,seperti halnya kisah mengenai peradaban Atlantis dan Lemuria yang tenggelam dimasa silam)

Kini muncul pertanyaan,apa hubungannya peradaban ke-5 dimuka bumi ini dengan tahun 2012?


Mayan Calendar
Pada sistem penanggalan didalam Kalender Bangsa Maya/Maya Calendar yg merupakan kalender paling akurat sampe sekarang yg pernah ada di bumi.(Perhitungan Maya Calendar dari 3113 SM sampai 2012 M)
,mereka (Bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012,tepatnya tanggal 21 Desember 2012,merupakan “End of Times”.
maksud dari “End of Times” itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog.

Ada yang menyatakan bahwa maksudnya adalah :

Berhentinya waktu (bumi berhenti berputar)
Peralihan dari Zaman Pisces ke Aquarius
Peralihan dari Abad Silver ke Abad keemasan
End of Times = End of the World as we know it
Akan ada sebuah galactic Wave yang besar, yang memberhentikan semua kegiatan di muka bumi ini, termasuk kemusnahan manusia
Perubahan dari dimensi 3 ke dimensi 4, bahkan 5
Kehidupan manusia meningkat dari level dimensi 3, ke 4, DNA manusia meningkat dari strain 2 ke 12, sehingga manusia dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis
Ada yang menyatakan tidak akan terjadi apa-apa
Ada yang menyatakan waktu sudah tidak akan berlaku, jadi waktu tidak linear, tetapi bisa berubah2, sesuai dengan waktu yang kita alami, karena ditemukannya mesin waktu
Ditemukannya mesin waktu dan stargate
Manusia sudah dapat melakukan transportasi ke galaxi lain, melalui stargate
Bangkitnya messiah, yang akan menyelamatkan manusia dari kehancuran
Kebangkitan Isa AS / Jesus
First Contact pertama kali peradaban manusia dengan Alien/UFO
Manusia bergabung dengan komunitas antar galaxi pertama kali, manusia = galaxy being.
Dalam kalender bangsa Maya yang sangat tersohor itu, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.

Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenal menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub.

Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka.

Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.

Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami ‘The Great Cycle’ (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.

Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.

Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.

Pada 21 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” saja bagi umat manusia.

Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut ‘Periode Regenerasi Bumi”. Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.

Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi “pemurnian” dan bagaimana pula terjadi “regenerasi” pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?

Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.

Sebenarnya,jika ditinjau dari beberapa penelitian yang telah dilakukan saat ini.Memang pada beberapa dua dasawarsa belakangan ini,bumi sedang mengalami suatu siklus yang dinamakan pembalikan daya magnet kutub.
Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.

Menurut perhitungan computer Hyderabad, pembalikan kutub Bumi dan Matahari dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan bermacam macam:

Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan termasuk manusia akan banyak melemah.
Lapisan luar bumi akan mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi, dan tanah longsor.
Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam semesta berasal dari matahari bertambah berlipat ganda mengakibatkan bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari
Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke Bumi
Daya gravitasi Bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan berubah
Jika anda menambahkan semua skenario bencana yang mungkin terjadi, anda dapat dengan mudah mengatakan dengan kalimat sederhana ini, Bumi dapat menjadi tempat yang tidak cocok untuk ditinggali peradaban manusia pada 2012 ataupun mereka yang hidup dekat lapisan luar bumi. Hal ini mungkin saja dapat terjadi pada Mars jutaan tahun yang lalu.

Mungkin benar adanya apa yang dikatakan Bangsa Maya mengenai kehancuran perdaban manusia di tahun 2012 esok,hal tersebut tentunya dapat kita lihat dari sifat-sifat manusia zaman sekarang yang tau sendirikan bagaimana moralnya,kelakuan,dll, dan alam-pun kelihatannya semakin tidak bersahabat dengan kita.

Yang lebih menarik lagi kali ini aq coba mengutip pernyataan si Mama Louren (tau kan,peramal yang suka muncul di Tipi itu lo).Kata dia,”pada tahun 2012 nanti jumlah penduduk di Indonesia ini tinggal 40%”.Lalu ketika ditanya apa penyebabnya,dia menuturkan ,”pada tahun itu sebuah bencana besar akan melanda Bumi secara Global,mungkin pada setiap negara nantinya hanya menyisakan 30%-40% kehidupan untuk kembali membangun kehidupan baru”.

Ramalan serupa juga diutarakan oleh Beberapa Biksu di Tibet yang terkenal pengan penguasaan clairvoyance-nya yang sangat baik.Mereka mengatakan pada awal tahun 2012 merupakan tahun paling mendebarkan bagi umat manusia di muka Bumi,dimana pada permulaan tahun,beberapa fenomena aneh akan banyak bermunculan.Namun dalam penutupnya,Para Biksu mengatakan Bumi akan terselamatkan oleh sebuah kekuatan besar yang melindungi mereka secara kasat mata,sehingga memungkinkan peradaban manusia tidaklah sepenuhnya musnah.

Kalau menurutku pribadi,tidak ada seorangpun yang bisa meramalkan kapan tepatnya kiamat itu datang.Tapi dilain sisi,aq percaya akan regenarasi suatu peradaban yang diramalkan para Orang Bangsa Maya ditahun 2012 nanti.Ini bukanlah suatu kehancuran Alam semesta secara keseluruhan (Jadi belum bisa diartikan kiamat yang sebenarnya),mungkin nantinya secuil para manusia-manusia yang terselamatkan dari bencana akan kembali membangun tonggak peradaban baru yang lebih baik dan lebih bermoral daripada kita.Wallahualam bi shawab.Tapi intinya,mau kiamat itu datangnya kapan,pokoknya mulai sekarang kita harus wajib bertobat dan lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

Penjelasan mengenai penggambaran Mayan Calendar yang lebih spesifik pada artikel bagian ke-II
(Bersambung)
Lanjutan dari artikel sebelumnya (Kalau belum baca artikel bagian pertama lebih baik dibaca dulu yah,biar ngga’ sesat or gentayangan.Soalnya artikel ini saling berhubungan)

Pada artikel yang pertama,aq menuliskan mengenai penyelarasan Galaksi (Galatic Synchronization) yang diramalkan bangsa Maya akan benar-benar memasuki tahap puncaknya di tahun 2012 nanti.
Telah aq uraikan juga pada artikel sebelumnya, bahwa siklus penyelarasan Galaksi ini memang terjadi setiap 5125 tahun sekali,titik permulaannya adalah pada tahun 3113 SM dan mencapai titik puncaknya di tahun 2012 M (3113 + 2012 = 5125).
Selama siklus besar ini berjalan, setidaknya ada 13 tahap paling utama yang dilalui oleh kehidupan Manusia diantara jenjang waktu 5125 tahun itu.

Berikut ini aq coba uraikan ke-13 tahap itu :

13 Baktum Cycle : Galatic Synchronization Beam Cycle
Perhatikan tabel 13 siklus perputaran Baktum diatas,
Tahap paling awal dari siklus tersebut dimulai dari yang paling kiri yaitu Baktun of The Star Planting,kemudian dilanjutkan oleh tahap berikutnya sampai ahirnya memasuki tahap ahir yang disebut Baktun Transformation of Matter (paling kanan).

Pada setiap Baktun terdiri dari 144,000 hari.Namun sampai saat ini belum ada kepastian mengenai kapan tepatnya tanggal perputaran Baktun ini dimulai.Para Sarjana banyak yang berbeda pendapat mengenai hal ini,ada yang mengatakan mulai bergulir pada tanggal 13 Agustus 3113 SM,ada juga yang mengatakan 11 Agustus 3113 SM.

Nantinya,disetiap Baktun akan diuraikan beberapa kejadian besar yang pernah dan yang akan dilalui oleh peradaban manusia ke-5 dibumi ini,yaitu dimulai dari Baktun pertama (3113 SM) sampai Baktun paling puncak/terakhir (2012 M).

1.Baktun 0 = “Baktun of the Star Planting” (Periode 3113-2718 SM) 13.0.0.0.0
*Masuknya Bumi pada “Galactic Synchronization Beam” tahap awal
*Masuknya Bumi pada siklus “Star transmission” baru di alam semesta
*Peradaban manusia baru (ke-5) dimulai
*Bangsa Mesir Kuno muncul 3100 SM
*Expansi Sumeria 3000 SM
*Kontruksi awal Pembangunan Stonehenge dimulai 2800 SM

2.Baktun 1 = “Baktun of the Pyramids” (Periode 2718-2324 SM) 1.0.0.0.0
*Konstruksi awal pembangunan Great Pyramid Giza 2700-2600 SM
*Penyebaran Peradaban Sumeria di Timur Tengah
*Pengembangan perkakas Perunggu
*Peradaban Harapa India dimulai
*Masa becocok tanam berkembang pesat di China,Mesoamerica,dan Andes

3.Baktun 2 = “Baktun of the Wheel” (Periode 2324-1930 SM) 2.0.0.0.0
*Roda ditemukan
*Alat transportasi beroda muncul
*Code hukum ditulis
*Mulainya Imperium Babilonia pertama
*Era of Legendary Emperors China
*Peradaban Minoa,Crete dimulai

4.Baktun 3 = “Baktun of the Sacred Mountain” (Periode 1930-1536 SM) 3.0.0.0.0
*New Kingdom di Mesir
*Kerajaan Mesir mengabadikan mengenai kekuasaan keturunan Raja,memperkuat pola defensif territorial sebagai norma untuk kehidupan yang beradab
*Hancurnya peradaban Minoan (peradaban indus) oleh Bangsa Arya

5.Baktun 4 = “Baktun of the Shang” (Periode 1536-1141 SM) 4.0.0.0.0
*Dinasti Shang China berdiri,doktrin pengucapan Yin Yang,Kemajuan pengetahuan akan pengolahan perunggu
*Peradaban Vidic India dimulai
*Kemunculan Peradaban Chavin,Olmec,Mesoamerica
*Masa kenabian Ibrahim sampai Musa
*Munculnya peradaban Mesopotamia

6.Baktun 5 = “Baktun of the Imperial Seal” (Periode 1141-747 SM) 5.0.0.0.0
*Imperium Babilonia-Assyirian dimulai
*Perkenalan persenjataan Besi
*Kenaikan mycenean Yunani di Mediterania
*Awal Dinasti Chou di China
*Kuda digunakan pertamakali untuk berperang,dan munculnya pola gemar berperang pada setiap kerajaan

7.Baktun 6 = “Baktun of the Mind Teachings” (Periode 747-353 SM) 6.0.0.0.0
*Gelombang periode pertama Peradaban Maya di Mesoamerika
*Imperium Persia dimulai
*Zaman-zaman bagi para filusuf Yunani (Plato,Socrates dan Aristoteles)
*Six Schools of Vedic thought
*Mahavira dan Budha,kehidupan Confucius,Lao Tze,Chang Tzu di China
*Sistem Kalender Bangsa Maya diciptakan

8.Baktun 7 = “Baktun of the Annoited One” (Periode 353 SM - 41 M) 7.0.0.0.0
*Alexander The Great,Rise of Rome
*Teknologi Besi diperkenalkan
*Permulaan Dinasti Han
*Konstruksi The Great Wall China
*Penyebaran Budha sebagai Agama Cosmopolitan di India sampai Central Asia
*Masa Kenabian Isa Almasih/Yesus Kristus
*Difusi Olmec dan permulaan dari Teotihuacan

9.Baktun 8 = “Baktun of The Lords of Red and Black” (Periode 41-435 M) 8.0.0.0.0
*Konstruksi ahir Piramida Teotihuacan
*Konsolidasi rezim kebudayaan Mesoamerika
*Ajaran Lord and Black pertama muncul di Quetzalcoatl
*Peradaban Nazca dan Easter Island
*Ekspansi dan masa kemunduran Kerajaan Romawi
*Munculnya Kristen sebagai suatu keyakinan/agama
*Dinasti Han runtuh
*Budha tersebar ke wilayah Asia Tenggara

10.Baktun 9 = “Baktun of The Maya” (Periode 435-830 M) 9.0.0.0.0
*Gelombang kedua Galactic Maya Civilization
*Masa Kenabian Muhammad SAW dan munculnya Islam sebagai suatu keyakinan/agama
*Kristen menyebar ke Eropa,Kristen Romawi di Eropa Barat dan Ortodoks di Eropa Timur
*Hindu menjadi agama dominan di India
*Ajaran Budha tersebar ke wilayah Korea dan Jepang
*Masa Dinasti T’ang
*Kejayaan Kerajaan2 di wilayah Asia Tenggara,Indonesia
*Kedudukan penting Tiahuanaco,Andes
*Munculnya peradaban Polinesia,Oceania dan Nigeria

11.Baktun 10 = “Baktun of the Holy Wars” (830-1224 M) 10.0.0.0.0
*Kehancuran Peradaban Maya dan Central Mexico
*Masa keemasan peradaban Toltecs
*Munculnya peradaban Chimu di Andes
*Perang salib
*Berjayanya peradaban Tibet
*Munculnya Peradaban Khemer di Asia Tenggara

12.Baktun 11 = “Baktun of Hidden Seed” (1224-1618 M) 11.0.0.0.0
*Penyebaran Islam Ke India , Asia Tenggara , dan Afrika Barat
*Kejayaan Orang-orang Turki
*Puncak perkembangan Kristen di Eropa Barat
*Puncak perkembangan Kristen Ortodoks di Eropa Timur
*Peradaban Eropa berhasil menaklukkan Bangsa Inca dan Aztec

13.Baktun 12 = “Baktun of The Transformation of Matter” (Periode 1618-2012 M) 12.0.0.0.0
*Zaman Imperialisme dan Kapitalisme
*Revolusi Industri
*Revolusi Amerika
*Kolonialisme di Afrika,Amerika Latin dan Asia
*Revolusi Prancis
*Industrialisasi di Jepang
*Paham Marxisme oleh Karl Marx
*Revolusi Komunis Rusia dan China
*Perang Dunia 1 dan 2 meletus,era bom atom
*Era Nuklir dimulai
*Teror mulai merajalela secara global
*Kejayaan Islam dan Munculnya kekuatan baru di India dan Timur Tengah
*Mulai tidak stabilnya peradaban di Bumi
*Bumi memasuki era ahir global regeneration
*Bumi memasuki Zona Photon tahap ahir
*Ahir Galactic Synchronization (December 2012)

Jika kita lihat dari siklus Baktum diatas,maka benar tahun 2012 merupakan titik ahir dari Galactic Synchronization dan Zona Photon.Coba perhatikan pada uraian Baktun 12 diatas,yang aq garis bawahi dari Era Nuklir dan Ahir Galctic Sychronization merupakan tahun dimana saat ini kita masih bernafas,sampai jangka waktu tahun2 kedepannya (2008-2012).

Mungkin pengetahuan yang akan aq jabarkan dibawah ini masih sangat asing kita dengar,namun tidak ada salahnya kan aq uraikan untuk memperluas wawasan kita

Zona Photon adalah daerah yang terdiri dari partikel cahaya photon. Cahaya photon adalah akibat dari tabrakan anti elektron dengan elektron. Tabrakan itu menyebabkan kedua partikel itu saling menghancurkan yang kemudian menimbulkan energi photon atau partikel cahaya. Kelak kemudian hari photon akan menjadi sumber energi utama untuk memenuhi kebutuhan energi, selain energi nuklir tentunya.

Sebenarnya ada suatu rahasia alam semesta yang selama ini mungkin belum diketahui oleh banyak orang.
Seperti yang kita ketahui,bahwa setiap sistem galaksi dan tata surya tentu mempunyai suatu pusat,misalnya Galaksi Bima Sakti kita (The Milky Ways) yang berpusat pada Matahari.
Tapi tahukah, bahwa selain berotasi mengelilingi matahari,konon Bumi juga mengintari suatu matahari pusat alam semesta (Central Sun) yang berada pada gugus bintang Pleiades.
Semua bintang dan planet di alam semesta,tak terkecuali Matahari juga berputar mengitari Central Sun.Para Astronom menamai Central Sun ini ALCIONE.

Central Sun Alam Semesta (ALCIONE),semua gugus Bintang ( baik itu Taurus,Libra,dsb) yang disetiap gugusnya terdiri dari ber-triliyun2-an Bintang2 dan Planet2, wajib berotasi mengelilinginya.
Galaksi Kita (The Milky Ways) berikut planet-planetnya termasuk bumi memerlukan waktu 25.860 tahun untuk mengitari ALCIONE itu, maka tiap 12.500 tahun tata surya kita bertabrakan dengan Zona Photon. Untuk melintasi Zona Photon diperlukan 1000-2000 tahun.

Sejak 1961 tata surya kita sudah mulai memasuki Zona Photon. Dan akan berada di pusatnya pada tahun 2011-2012. Masuknya tata surya kita ke dalam zona photon akan memberikan dampak peningkatan frekwensi getaran bumi dan peningkatan kesadaran manusia, yang selanjutnya memicu perubahan besar dalam kehidupan di planet bumi.

Lalu apakah yang terjadi pada Bumi disaat masa-masa transisi tersebut?

Di tepi Zona Photon terdapat suatu dinding pembatas yang disebut Zona Nil. Di Zona Nil tersebut terjadi kompresi energi yang sangat dahsyat, di mana medan magnetik sangat padat sehingga segala sesuatu yang melintasi Zona tersebut pasti mengalami perubahan.
Berarti juga medan magnetik bumi dan matahari akan berubah mengalami jenis magnetik yang baru., yakni magnetik interdimensional yang mengakibatkan perubahan drastis pada medan elektrik magnetis dan gravitasional bumi. Dapat dibayangkan pengaruhnya pada semua alat listrik yang kita kenali sekarang, semua tak akan berfungsi, Mobil dan pesawat tak dapat distarter, Pendingin ruangan akan mati total, Lampu-lampu listrik tak lagi menyala.

Selain itu,dampak peningkatan frekwensi getaran alam akibat energi photon akan meningkatkan aktivitas gelombang laut, gunung berapi, gempa bumi, perubahan cuaca/ilklim, pemanasan global dan terciptanya lobang-lobang ozon.

Diperkirakan penghuni bumi menghadapi suatu kehidupan dan kegelapan yang tak bisa dipahami diantara ahir Zona Photon nanti (2011-2012).

Hari 1-2: Matahari tidak bersinar dan bumi menjadi gelap gulita dan dingin yang dahsyat.

Hari 3-4: Tampak cahaya temaram, bagai fajar, bintang-bintang mulai muncul di langit

Hari 5-6. Menghadapi hari yang bercahaya benderang selama 24 jam terus menerus. Seluruh mahluk bangkit dengan semangat baru.Menerima energi baru. Kemampuan Supranatural muncul suatu Era zaman baru

Tanda-tanda taransisi mudah kita lihat dengan berbagai rentetan peristiwa yang ditayangkan media massa maupun media elektronik.
Hidup yang semakin sulit dan banyak tantantangan dan masalah, masa depan yang suram, kehidupan sosial politik dan ekonomi yang hiruk pikuk dan heboh. Banyak orang yang gelisah dan dirundung kecemasan, dan tekanan jiwa, gelisah, kekalutan mental, tindakan kekerasan, kekejaman, atau pemberontakan untuk mencapai kebebasan dan reformasi.(Zaman Edan telah mencapai puncaknya)

Zona Photon dikenal juga dengan sebutan Nebula Emas. Dimana manusia akan menikmati zaman keemasan. Manusia-manusia yang dapat tetap hidup dan lolos dari tahap ahir Galactic Synchronization nanti akan memiliki tingkat kesadaran yang super . Mungkin inilah saatnya yang dinyatakan dalam Al-Qur’an maupun Bible bahwa manusia akan berubah dalam sekejap mata.

Kemampuan-kemampuan spiritual seperti telekenensis, clairvoyance, clairaudience dan kemapuan-kemampuan spiritual yang hanya dimiliki orang-orang tertentu akan menjadi milik setiap orang. Penghubi bumi akan menjadi mahluk superneing, atau manusia super.

Badan jasmani manusia yang berhasil melampaui masa transisi dan tetap hidup, akan mengalami perubahan. Kebutuhan jasmani juga berkurang, tidak seperti manusia jaman sekarang yang terlalu banyak menuntut gaya hidupnya. Kehidupan di Zaman Baru akan memberikan kekuasaan manusia berkesempatan dan berkemampuan untuk meremajakan diri jasmaninya dan hidup tanpa batas waktu.

Bangsa Manusia Baru akan mempunyai pemimpin yang memiliki kesadaran multidimensional, memimpin manusia menuju kehidupan yang damai, sejahtera, dan bahagia sesuai dengan rencana Tuhan Sang Maha Pencipta.

Sejarah planet bumi dan asal-usul manusia akan terungkap. Sejarah yang selama ini dibayangkan atau ditemukan oleh ahli-ahli sejarah sangat berbeda dengan kejadian yang sesungguhnya.Akhirnya manusia akan memahami jati dirinya, tahu siapa dirinya di masa silam dan apa tugas serta takdirnya, tidak semata-mata sebagai manusia bumi, tetapi sebagai manusia galaktik yang memiliki kesadaran kosmik.

Tuesday, April 21, 2009

BUDAK HILANG


Budak hilang lagi!

Mohon bantuan kepada sesiapa yang ada terjumpa Nurhidayah Binti Surip (umur 11 tahun) yang telah hilang dari Asrama Anak Yatim Darul Kifayah, Tmn Koop Polis, Gombak sejak hari Isnin 6 April 2009 . Jika ada maklumat sila hubungi : Abdul Razak Bin Salim HEP Politeknik Johor Bahru 0177011038 / 0169326003 atau Sjn.Dalila IPK Kuala Lumpur. Juga saya mohon bantuan sebarkan maklumat kepada rakan-rakan terutamanya di sekitar KL.

Diambil dari laman http://jamrandek.blogspot.com/2009/04/budak-hilang-lagi.html

Monday, April 20, 2009

Nabil, Cakap Peluk Irma Tak Jejas Ekonomi Negara - Kurang Ajar!

Pengembara Jalanan: Nabil Cakap Peluk Irma Tak Jejas Ekonomi Negara - Kurang Ajar!

Jika dibaca, kenyataan Nabil kononnya Raja Lawak ini memang menyakitkan hati. Ke mana ustaz - ustaz UMNO, mufti dan kadi yang dibayar gaji untuk mengembangkan agama Islam di Malaysia. Manakah mereka?
Apabila orang Cina membaca Al Quran, maka bergemalah hukumnya. Diambil dan direka dalil - dalil akal agar orang terkeliru.
Sedangkan ucapan Nabil membuktikan kejahilan dan penghinaan kepada Islam. Nabil perlu ditegur dan dinasihat oleh para Mufti, kalau tidak Mufti hanya makan gaji buta dan sudah pasti pendapatannya haram.
Nabil perlu dihukum sebagai pengajaran kepada beliau dan artis lain agar berfikir sebelum buat. Bila dah tahu salah, akui kesilapan dan mohon maaf, bukannya menegakkan benang yang basah.
Jangan nak tunjuk pandai tentang agama, kalau tidak tahu. Ingat satu hari nanti, sang Nabil juga akan kembali berjumpa Ilahi.

REZEKI HANYA HAK ALLAH

Pagi tadi sempat bersembang bersama kawan, seorang biznesmen. Datang dengan penuh kekalutan, maklumlah orang meniaga. Setiap hari hanya mencongak untung. Jadi banyaklah perasaannya yang diluahkan. Saya pun terpaksa rela mendengarnya. Nanti dikatakan sombong pulak.Antara luahannya, kononnya dia seorang biznesmen yang jujur dan mengamalkan rasuah. Tetapi setahu dan seingat saya, banyak juga dia merasuahkan orang untuk mendapat dan melancarkan projeknya. Mengeluhlah dia kononnya, mengapa orang yang mengamalkan rasuah mendapat rezeki yang banyak di sisi Allah, sedangkan dia kononnya yang jujur sukar mendapat projek.
Saya tak berminat nak komen tentang sikap sahabat seorang ini, tetapi beginilah sifat kita manusia. Apabila disempitkan sedikit hidup, maka banyaklah mengeluh. Sedangkan kita lupa nikmat yang telah dikurniakan. Dosa - dosa kita semasa dianugerahkan Allah. Kita lalai mengingati Allah. Kita lupa nak bersolat jemaah, kita lupa nak berzikir, kita lupa nak bersedekah. Itulah manusia yang penuh dengan kelupaan.
Kita cemburu melihat manusia lain menjadi kaya tetapi engkar kepada Allah. Sedangkan kita tidak berbuat apa - apa untuk menentang kemungkaran. Kita takut rezeki tiada kerana kuasa yang ada pada penyeleweng. Kita sanggup bersubahat dengan mereka, janji kita mendapatkan sedikit habuan. Kita lupa rezeki sebenar hanya datang dari Allah, Tuhan pemilik alam.
Kita takut kocek kita kosong, tetapi kita tidak takut iman kita kosong. Kita tidak menjaga iman kerana takut tidak makan. Kita sanggup hilang iman kerana takut kantung kita kosong. Kita sanggup bersubahat dengan perasuah, penyeleweng semata - mata menjaga periuk nasi.
Kita malu nak perkatakan yang benar di depan orang yang zalim. Kita malu nak beribadat di depan ahli maksiat, takut digelar nak tunjuk alim. Itulah kita yang sebenarnya.
Kadang - kadang saya terfikir, layakkah kita duduk sesaf dengan para sahabat, para ulama' dan para wali. Para syuhada', jauh sangat lagi.
Saya menyeru kepada diri dan pembaca, ubahlah pemikiran, bercakap kerana Allah, mengingati Allah selalu, yakinlah Allah bersama orang yang sabar dan benar. Yakinlah dengan janji Allah. Kesusahan yang sedikit ini akan dibalas dengan ganjaran yang besar.
Ingatlah, rezeki adalah hak milik mutlak Ilahi. Ada manusia yang diberi kemewahan untuk memudaratkannya. Ada insan yang diberi sedikit untuk diuji kesabarannya. Semuanya hanya hak milik Allah.
ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR.

Saturday, April 18, 2009

BAGRAM, AFGHANISTAN & PENIPUAN OBAMA

Saya merasakan betapa perlunya kerajaan Malaysia memerhatikan juga isu penindasan terhadap umat Islam yang kian parah diluar negara di samping terus meneliti kondisi tempatan dan kestabilan ekonomi negara. Kerajaan dengan barisan kabinet baru yang diterajui oleh Dato’ Seri Najib Tun Razak juga perlu memulakan sesi pentadbiran pada kali ini dengan menjuarai isu umat Islam sekaligus menjadi duta diplomatik keamanan seranta.

Malaysia yang juga memimpin OIC boleh berperanan dengan berkesan jika kita terus-menerus melobi agar negara lain turut cakna dan aktif bersuara lantang untuk membela umat Islam sedunia. Kini uamt Islam sedunia makin parah masa depannya akibat polisi Amerika yang semakin lama semakin terpesong daripada kempen awal counterterrorist policy mereka.

Obama yang berjanji untuk menutup penjara Guantanamo dalam masa setahun selepas mengambil alih White House masih kelihatan ragu-ragu apabila kita dikejutkan semula dengan pembelasahan tentera Amerika Syarikat yang lebih dahsyat terhadap 250 orang baki tahanan di Cuba itu. Alasan tahanan tidak dibebaskan hanya kerana takut tahanan tersebut tidak akan diterima di negara asal mereka adalah tidak diterima akal. Malah kini kerajaan Obama pula meluluskan pula RM 217 juta untuk melebarkan lagi penjara di Bagram Afghanistan. Penjara ini menampung hampir 600 orang tahanan Taliban di mana lebih kurang 3 kali ganda lebih ramai berbanding baki tahanan di penjara Guantanamo.

Apa yang lebih menyedihkan kita adalah pendedahan oleh Utusan Malaysia ( 13 April) yang menyiarkan kisah penjara Bagram yang hampir ketandusan unsur hak asasi serta kemanusiaanya. Tahanan dilarang dari memiliki hak Habeas Corpus yang boleh mencabar Amerika untuk mensahihkan justifikasi sesuatu tahanan dilakukan. Tahanan Guantanamo masih berpeluang memiliki hak pengadilan dan kepeguaman berbanding tahanan Bagram. Mungkin disebabkan penindasan Afghanistan kini kian tidak popular, berselindung disebalik bukit dan gunung- ganang, kekurangan liputan wartawan antarabangsa serta imej taliban sendiri yang kurang disenangi oleh sesetengah pihak menyebabkan penghakisan hak kemanusiaan di Bagram tidak digariskan dalam mana-mana kenyataan media secara jelas.

Jika benar Obama komited dengan polisi peneutralan polisi luar Bush yang agresif terhadap umat Islam, kerajaan beliau tidak patut menfailkan rayuan untuk membantah keputusan hakim Mahkamah Daerah, John Bates yang membenarkan Habeas Corpus dilakukan terhadap tahanan di Bagram. Jika keputusan Bates dibenarkan sekalipun, kita bimbang proses Habes Corpus yang memungkinkan pembebasan tahanan Bagram, tidak akan berjalan dengan lancar tanpa kerjasama negara umat Islam lain mempromosikan bantuan kepeguaman terhadap mereka atau setidak-tidaknya bersuara agar dunia kembali berpaling sebentar ke Timur, untuk turut memerhatikan kekejaman yang berlaku di Afghanistan.

Bersempena penyiaran berita kekejaman ini, amatlah diharapkan barisan kepimpinan negara yang baru bersedia menerajui tindakan-tindakan proaktif untuk bersuara dalam isu-isu penindasan, kekejaman dan hak asasi di peringkat nasional dan antarabangsa demi mencerminkan nama dan jatibangsa Malaysia sebagai negara yang pro keamanan sejagat.

Muhammad Nuruddin Bashah

AJK Teras Pengupayaan Melayu (Perak)

Skuad Penyelamat Aqidah (SPAQ)

Sunday, April 12, 2009

HAJI, TANPA TIADA ROHNYA

Ini saya ambil dari laman Teras Pengupayaan Melayu. Artikel ini baik untuk dijadikan renungan bagi insan yang mahu berfikir. Kepada insan yang menjadikan diri mereka binatang, tak perlu membaca dan mengomen.

Apabila Haji kehilangan roh penyatuan dan pengemblengan Ummah

12/04/2009 oleh terasmelayu

Adalah dianggarkan dua juta umat Islam di seluruh dunia memenuhi kota Mekah untuk menunaikan haji pada setiap tahun. Terdapat banyak dimensi di dalam ibadat yang paling mencabar ini. Zafar Bangash, Pengarah Institut Pemikiran Islam Kontemporari mengemukakan beberapa aspek yang dilupakan sebagai sebahagian daripada ritual dan dengan itu meremehkan Haji.

Melaksanakan Ibadah Haji adalah suatu tuntutan Islam yang paling banyak menggunakan tenaga fizikal. Bukan sahaja ia melibatkan perlaksanaan rukun-rukunnya sahaja, bahkan seorang ahli jamaah Haji terpaksa meninggalkan untuk sementara waktu kerabat keluarga dan harta bendanya.

Pada hakikatnya ia bukan hanya satu perlakuan ibadah ketaatan tetapi juga aksi dan sikap politik penuh kesedaran menentang ‘toghut’ (penyalahgunaan kuasa oleh pihak yang berkuasa). Ia suatu perjuangan berpanjangan , menolak godaan nafsu duniawi , hanya kerana inginkan rasa dekat dengan Allah dengan penuh pasrah kepadaNya.

Gajarannya juga besar. Rasulullah SAW menyatakan jika ibadat haji diterima, seseorang itu bagaikan bayi yang baru dilahirkan, bersih dari noda. Untuk mencapai tahap ini, seseorang Muslim perlu menyerah dirinya tanpa syarat kepada Allah, bersih dari sebarang rasa takut selain Allah dan bersih dari segala dorongan nafsu duniawi.

Lantaran itu diperintahkan para jemaah haji menyatakan secara beramai-ramai dengan suara yang kuat kalimah ‘talbiyah’ ; ‘LabbaikAllahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innalhamda, wani’mata, laka wal mulk, laa syariika lak’.

(Ya Allah, hari ini kami datang kepadaMu, menyahut panggilanMu, Kami datang kepadaMu. Segala puji bagiMu dan nikmatMu, dan Engkau pemilik kerajaan ini. Tiada syirik bagiMu)

“Talbiyyah” bukan hanya pernyataan lisan. Ianya komitmen bulat kepada Allah, menolak segala kuasa dunia yang menghalang perjalanan seorang insan menuju Allah.

“Ihram” - dua pakaian tanpa jahitan - pakaian wajib untuk kaum lelaki, bila meninggalkan Mekah ke Mina dan Arafah, iaitu Hari Wuquf. Hari Wuquf adalah peringatan yang kuat mengenai Hari Hisab dan Hari Hukuman terhadap setiap perbuatan manusia di muka bumi.

Perhimpunan di Padang Arafah itu adalah imbasan kepada Hari Pembalasan dan pakaian ‘ihram’ adalah simbol untuk mengingatkan bahawa bila seseorang itu menjadi mayat, pakaian sejenis itulah yang akan membaluti tubuh badannya.

Lantaran itu di Arafah, manusia diminta menumpukan sepenuh perhatian secara langsung kepada Allah. Yang diharapkan dan dipohon hanyalah rahmatNya dan keampunanNya.

Ini hanya dapat dirasai dan direalisasikan bila seseorang ahli jamaah Haji itu meletakkan dalam sanubarinya bahawa Allah sahaja yang menjadi Tuhan yang ditaati dan disembah , Dia sahaja yang diterima sebagai Tuhan yang berkuasa mutlaq dan hanya hukum-hukumNya sahaja yang perlu di tegakkan di muka bumi ini. Inilah intisari pernyataan aqidah Tauhid kepada Allah S.W.T

Kesedaran ini, sayangnya , sangat lesu pada kaum Muslimin sekarang ini. Ini adalah sebahagiannya akibat dari sejarah Muslim yang lampau dan dorongan yang disengajakan untuk mengalihkan kaum Muslimin dari erti Islam sebagai Ad Deen yang sebenar kepada Islam hanya sebagai agama ritual (adat resam) semata-mata.

Dalam sejarah , bila Islam adalah kuasa yang dominan, para penguasa tidak lagi memberi perhatian mengenai perlunya kaum Muslim menegaskan soal aqidah .Iaitu pernyataan yang tegas pemisahan antara kaum Muslimin dengan kaum Musyrikin yang terkandung dalam Syahadah “La ila ha illah” dan lafaz “La syarika lak”

Penegasan keTauhidan Allah dianggap tidak lagi perlu dinyatakan kerana kaum Muslimin sudah memegang kuasa.

Ini adalah tafsiran yang salah. Sementara setiap Muslim perlu memulihara dirinya dari sebarang serangan dan kesesatan yang melibatkan aqidah. , kaum Muslimin juga secara faktanya sekarang ini tidak memilikki kuasa lagi.

Malah kaum musyrikin dan pendokong sistem taoghut itulah yang kini berkuasa memanipulasi dan mencengkam kaum Muslimin dari menegakkan tuntutan Allah.

Lebih menyedihkan lagi penguasa yang menjaga Mekah dan Madinah (Haramain) yang ada masakini itulah yang nampaknya tidak mahu kaum Muslimin menyatakan penentangan terhadap sistem toghut dan menentang kemusyrikan.

Menjadikan Islam hanya dalam bentuk adat resam (ritual) telah menyebabkan kedudukan kaum Muslimin sangat lemah. Dengan menumpukan kepada peribadatan ritual telah menyebabkan umat Islam merasa bahawa itu sahajalah yang perlu mereka lakukan.

Mereka terlalu menumpukan kepada segala persoalan mengenai fiqh Solat dan ia hanya dilakukan sebagai amalan ritual semata-mata. Padahal pengertian dan implikasi solah itu sangat mendalam namun sering dilupakan.

Solat datang dari istilah “sila” yang bererti hubungan iaitu hubungan dengan Allah S.W.T. Bermakna Solat sepatutnya berperanan mengangkat darjat insan mendekati Penciptanya. Ketika solah dilakukan secara berjamaah ia memberi makna yang lebih jauh iaitu hamba-hamba Allah menyatakan sikap politik dalam bentuk kolektif ; iaitu semua manusia adalah sama disisi Allah S.W.T. Dari kacamata Islam , harta dan pangkat tidak relevan.

Aspek solat seperti yang dinyatakan ini telah tersisih dalam persepsi kaum Muslimin.Dalam Al Quran solat di institusi dan dipiawaikan. ( Surah Baqarah : 03).

Solat sebagai penyegar hubungan insan dengan Allah sangat besar kesannya kepada kehidupan bermasyarakat. Bila ia menjadi institusi yang diseragamkan sebagai perintah Allah yang mesti dipatuhi oleh seluruh warga Muslimin , impak sosialnya sangat besar sekali.

. ….(surah 29.45).

Bermakna setiap perintah Allah bila dilakukan oleh seorang insan , jika tidak membawa kesan sosial iaitu tercetusnya kegiatan sosial yang aktif , maka ia tidak mencapai tujuannya yang sebenar. Setiap ibadah yang diperintah berfungsi memulihara masyarakat dari kesesatan , maka amalan itu akan menjadi lompong , hanya bersifat satu dimensi dan hanya menjadi adat resam semata-mata.

Sebenarnya setiap ibadat khas yang ritual dalam Islam seperti solat mempunyai komponen sosial dan politik. Setiap amalan ibadat yang mengkondisikan kehendak manusia agar selari dengan kehendak Allah yang dilakukan oleh seorang Muslim perlu berakhir dengan kesan sosial yang lebih luas.Jika tidak , tujuan ibadah itu akan terhenti hanya untuk kepentingan peribadi semata-mata.

Seorang insan mudah terheret kepada tumpuan mengumpul kesenangan dunia. Dengan sebab itu perhubungannya dengan Allah melalui amalan solat adalah sangat penting dan sangat kuat pengaruhnya. Akan tetapi solat bukan hanya bertujuan untuk mengumpul pahala buat diri sendiri dalam maksud yang sempit. Akan tetapi tujuan sosial yang sangat mendalam ketika melakukan rukun fi’li (perbuatan) dan qauli (perkataan) dalam solat sangat perlu dihayati.

Secara bandingan ibadah Haji adalah jauh lebih kuat perhubungannya dengan Allah S.W.T. Allah sendiri telah menentukan perbuatan dan perkataan serta masa dan tempat yang perlu dilakukan ketika menunaikan Haji. Ia adalah jemputan khas dari Allah kepada hambaNya agar mengembara menuju ke RumahNya. …(3:97).

Akan tetapi jemputan khas ini telah dihalang oleh penguasa rumah Haramain - iaitu keluarga yang berada di rumah Saud. Mereka yang menetapkan hanya bilangan tertentu sahaja (satu peratus daripada setiap penduduk negara Islam) yang boleh menyahut panggilan ini kerana mereka mendakwa tidak punya keupayaaan untuk mengendalikan lautan manusia yang mengunjunginya setiap tahun.

Ternyata ketidakupayaan mereka telah menghalang umat Islam untuk menyahut panggilan Illahi ini.Pengakuan ini menunjukkan mereka sangat lemah dalam merancang ketibaan tetamu-tetamu Allah. Namun dalam masa yang sama mereka ingin terus menguasai rumah Allah ini .

Pada hakikatnya mereka itu , yang sebenarnya mewakili bekas penjajah iaitu British , ingin meneruskan kuasa penjajahan mereka ke atas umat Islam.Padahal mereka tidak mempunyai hak untuk mengawal kemasukan umat Islam ke tanah suci ini dan tidak berhak mendakwa mempunyai kuasa mutlak ke atas Mekah dan Madinah.

Ini adalah isu yang sangat penting perlu dibicarakan oleh seluruh umat Islam.

Sebenarnya keadaan umat Islam yang sudah hilang kefahaman terhadap falsafah Haji punya sebabnya. Sebabnya bukan hanya datang dari pengetahuan yang cetek tetapi juga dari perancangan yang disengajakan oleh pihak yang berkuasa.

Sangat mengecewakan ialah umat Islam tidak memahami untuk apa Allah memanggil mereka untuk menunaikan Haji. Kenapa mereka perlu berjalan jauh dan berbelanja wang mereka untuk amalan ini juga tidak difahami sebabnya. Adakah hanya kerana mahu menziarah Ka’bah dan berkhemah di Mina ?

Sememangnya kedua perbuatan ini sarat dengan pengelaman yang sangat istimewa. Malah berapakah orang dari 1.8 bilion Muslimin di dunia ini yang dapat berkesempatan melakukan ibadat ini ?

Akan tetapi adakah ini sahaja yang perlu dilakukan oleh kaum Muslimin?

Kita harus bertanya : apa tujuan sebenar Haji dan adakah tujuan itu terealisasi pada sekarang ini.? Jika tidak , apa faktor-faktor yang menghalang kaum Muslimin mencapai tuntutan Al Quran dan ajaran Rasul dalam menunaikan Haji? Apakah tidak memadai hanya diwakilkan seorang insan sahaja menunaikan Haji bagi semua pihak yang lain?

Haji adalah menegakkan kembali perjuangan para Rasul iaitu bermula dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Tetapi kita mesti ingat bahawa Nabi Ibrahim adalah penentang toghut di tanah airnya sendiri. Dengan menolak Tuhan-tuhan palsu yang disembah oleh kaumnya sendiri dan beliau menentang kuasa yang tidak sah dan kerana itu ia telah dilabelkan sebagai penentang sistem jahiliyyah yang berleluasa ketika itu , maka Nabi Ibrahim telah dihumban kedalam api namrud - api yang telah disejukkan dengan izin Allah.

Ini bermakna sesiapa yang berjuang menentang institusi yang zalim seperti yang ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim dan komunti para Nabi , maka akan mendapat bantuan Allah seperti umat sebelumnya.

Adakah kita bersedia menentang toghut zaman moden ini , adakah memadai kita hanya melaksanakan ritual biasa dalam Haji tanpa memahami perjuangan Nabi Ibrahim dan tanpa berusaha untuk menghidupkan ruh perjuangannya itu dalam diri kita?

Haji juga adalah perhimpunan tahunan umat Islam. Tujuannya adalah untuk mengujudkan kesatuan ummah. Ketika menunaikan Haji seharusnya ahli jamaah Haji saling mengenali dan mengambil tahu antara satu sama lain . Kehadhiran umat Islam dari seluruh pelusuk dunia tiada tandingnya dengan mana-mana perhimpunan dunia. Sayangnya ketika umat Islam selesai menunaikan segala rukun Haji , nyata sekali ramai yang tidak mengambil tahu nasib dan keadaan saudara-saudaranya yang tertindas di negara yang lain. Haji merupakan kesempatan yang terbaik untuk umat berbincang mengenai nasib dan penderitaan saudara-saudaranya. Namun ternyata ini tidak berlaku.

Ini berlaku bukanlah secara kebetulan. Sikap ini sebenarnya sengaja ditanam.

Oleh itu untuk memahami bagaimana umat Islam berada dalam keadaan ini maka kita perlu memahami sejarah.

Pada akhir abad lalu British dan Perancis bersaing untuk menguasai Timur Tengah. Pihak British menyedari akan kepentingan Hijaz terutama sekali Mekah dan Madinah yang ditadbir oleh Khalifah Uthmani (Empayar Uthmaniah). Dengan kepintaran politik, mereka mengetahui bahawa dua kota ini adalah tempat penting bagi menggerakkan umat Islam.

Seorang Pegawai British, Kapten R. F. Burton, yang terkenal sebagai Richard burton menyuarakan kebimbangan seawal 1850-an bahawa Mekah dan Madinah boleh digunakan untuk menyebarkan idea yang boleh menjejaskan Britain, yang ketika itu sudahpun menjajah sebahagian besar negara Islam. Perkara ini dinyatakan dengan lebih jelas oleh Konsul British di Jeddah, yang bernama Zohrab. Dalam mesejnya kepada Pejabat Luar di London pada 1902, beliau menulis, “Perkara yang paling penting kepada politik England, saya percaya bahawa Hijaz adalah tumpuan utama pemikiran umat Islam dan nukleus yang mengeluarkan idea, nasihat, arahan dan implikasi dogmatik… Hijaz juga merupakan titik penting kepada England dan hubungannya dengan India… [Orang tertentu] saya mempercayai menunaikan haji atas alasan politik. Mekah adalah bebas daripada pencerobohan Eropah menjadi tempat selamat untuk mengadakan perhimpunan dan pertukaran idea. Hingga ke masa ini kita tidak pernah melihat siapa yang datang dan pergi… Oleh itu pertemuan boleh diadakan di Mekah untuk menentang kita mungkin dibentuk tanpa pengetahuan kita sehinggalah ia meletup…Jika Konsulat ini boleh mempercayai (menghantar dan ditugaskan) ejen Mussalman di Mekah, saya percaya sumber intelegen yang amat bernilai boleh diperolehi” (al-Amr, Saleh Muhammad: The Hijaz under Ottoman Rule: 1869-1914: Riyadh, 1978).

Amaran Konsul British ini dipandang begitu serius di London sehingga Britain dengan segera melantik dua ejen “Mussalman” berkhidmat di Semenanjung Arab. Salah seorang darinya ialah Sharif Husain ibn Ali dari Mekah, yang dilantik oleh orang Turki sebagai Gabenor Hijaz pada November 1908; seorang lagi ialah Abdul Aziz ibn Saud, bapa kepada kerajaan Arab Saudi pada hari ini. Keduanya dibayar ₤5,000 sterling sebulan dan bayaran sekali gus berjumlah ₤20,000 setahun, menurut kenyataan 2 Mac 1922 oleh Winston Churchill, Setiausaha British bagi tanah jajahan ketika itu di Dewan Rakyat.

Dua ejen British itu pada mulanya melemahkan pemerintahan Turki di Semenanjung Arab, dan kemudiannya berperang antara satu sama lain untuk mengawal Hijaz. Abdul Aziz ibn Saud berjaya menjatuhkan Sharif Husain dan diusir keluar dari Hijaz.

Dalam usaha untuk menenangkan Sharif Husain, British membentuk Trans-Jordan dari wilayah Palestin yang berada di bawah penguasaan Turki (yang dikuasai oleh mereka pada 1918) dan meletakkan salah seorang anak Sharif Husain, Abdullah untuk menduduki takhta. Seorang lagi anaknya, Faisal, diserahkan untuk mengawal Syria. Faisal kemudiannya dihalau keluar tetapi British menjadikannya Raja Iraq, yang juga dikawal oleh mereka. Malah beliau tidak bertahan lama; nasionalis Baath Iraq membunuh cucunya Faisal II dan harapan keluarga Husain untuk memerintah seluruh Semenanjung Arab berkecai. Mereka hanya mengawal Jordan sahaja, di mana ia berterusan sehingga ke hari ini dengan gelaran “Kerajaan Hashimiyah Jordan” walaupun ia tidak lebih dari koloni Zionis-AS yang menjaga kepentingan musuh Islam.

Perompak Abdul Aziz ibn Saud, yang menyamun rombongan haji, meneruskan cengkamannya ke atas seluruh Semenanjung Arab termasuk Hijaz sehingga 1932, dengan bantuan ketenteraan dan kewangan British. Beliau menamakan Arab “Saudi” yang mencabuli sepenuhnya Sunah Nabi (SAW) yang menamakan tanah yang dirahmati ini sebagai Semenanjung Arab. Abdul Aziz dan Aal-Saud terus bertindak sebagai ejen British sehingga Perang Dunia Kedua dan kemudiannya memindahkan kesetiaan mereka kepada Washington apabila AS muncul sebagai kuasa utama di pentas dunia. Sebagai sebahagian daripada tugasnya, keluarga Saud mencegah sebarang aktiviti pada musim haji yang boleh membawa kepada kritikan terhadap dasar AS. Keluarga Saudi lebih patuh kepada Amerika daripada Allah (SWT).

Inilah yang menjelaskan kenapa umat Islam dicegah daripada menggunakan haji sebagai tenaga penyatu bagi ummah atau sebagai kesempatan untuk mencari penyelesaian kepada masalah mereka yang begitu banyak.

Kita juga harus ingat bahawa Keluarga Saud menganggap Semenanjung Arab termasuk Mekah dan Madinah sebagai harta keluarga mereka sendiri. Mereka enggan mematuhi tuntutan umat Islam berhubung status dan pentadbiran Haramain, sehingga 1957 , bila Nawab dari Hyderabad Deccan membayar subsidi tahunan £25 juta untuk penyelenggaraan kota Mekah dan Madinah dan untuk menguruskan perkhidmatan haji.

Minyak ditemui di Semenanjung Arab lebih awal tetapi syarikat minyak Barat membayar sedikit sahaja sehingga Keluarga Saud tidak mampu menyelenggara dengan sempurna kota Haramain tanpa bantuan luar. Hanyalah selepas 1957 mereka mula menanggung kos penyelenggaraan itu sendiri. Ini menunjukkan bahawa ummah tidak pernah mengiktiraf Haramain sebagai harta persendirian Al-Saud; mereka adalah pemilik tidak sah tempat suci itu dan telah menyebabkan banyak kerosakan kepadanya.

Dengan dalih untuk menyediakan “perkhidmatan yang lebih baik” kepada para jemaah haji, tempat bersejarah Mekah dan Madinah secara sistematik diubah dan dimusnahkan.

Di kota itu telah muncul pusat perdagangan gaya Barat seakan-akan seperti mengkomersialkan secara berlebihan Krismas yang disambut di Amerika. Terdapat hotel lima bintang dan pusat membeli belah dengan rangkaian restoran makanan Amerika seperti Pizza Hut, Kentucky Fried Chicken, Starbucks (dengan logo dewi pujaan dan boleh dilihat secara langsung daripada Masjidil Haram!) dan McDonald’s yang menjual makanan segera “halal” kepada umat Islam yang bercita rasa Barat yang secara tidak langsung memusnahkan persekitaran rohaniah Mekah dan Madinah.

Mekah telah mengalami kemusnahan yang besar; bukan hanya bangunan tetapi seluruh pergunungan juga turut dimusnahkan.

Pemusnahan Madinah juga akan turut menyusul.Di seluruh dunia penduduknya memulihara tapak sejarah mereka sebagai monumen yang dihargai; namun Keluarga Saud pula sibuk memusnahkan tapak bersejarah Islam. Kini tiada lagi kesan rumah di mana Nabi (SAW) dilahirkan atau rumah di mana beliau tinggal bersama dengan Umu Mukminin Siti Khadijah (RA) di Mekah. Akhirnya tempat itu telah ditukarkan menjadi tandas. Tapak bersejarah Madinah telah mengalami pemusnahan yang sama. Sebaliknya bahan bersejarah yang mempromosikan sejarah Keluarga Saud telah dipulihara dengan baik sekali.

Sebagai tambahan kepada pemusnahan fizikal Mekah dan Madinah, terdapat usaha tersembunyi untuk mengosongkan ibadah haji daripada kandungan dan maknanya yang sebenar. Allah (SWT) berfirman di dalam al-Quran bahawa sewaktu haji umat Islam mestilah mengisytiharkan pemisahan mereka, baraa’a, daripada musyrik.

Firman Allah s.w.t dalam surah At Taubah:3: “Dan inilah suatu pemakluman dari Allah dan RasulNya kepada umat manusia pada hari haji akbar, bahawa sesungguhnya Allah dan RasulNya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. Kemudian jika kamu (kaum musyrikin) bertaubat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahawa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir bahawa mereka akan mendapat siksa yang pedih.” .

Ayat ini diturunkan dalam tahun kesembilan Hijrah apabila umat Islam diketuai oleh Saidina Abu Bakar (ra), telah meninggalkan Madinah untuk mengerjakan Haji. Nabi (SAW) dengan segera mengutuskan Imam Ali (ra) untuk mengisytiharkan ayat ini pada musim Haji.

Pemisahan yang jelas dan terbuka daripada musyrik adalah perintah dari Al-Quran, di bawah dogma rasmi dan sejarah. Malangnya ia telah ditinggalkan dan hampir dilupakan sepenuhnya. Seseorang itu mestilah bertanyakan kenapa begitu sedikit ulama menarik perhatian kepada perintah penting daripada al-Quran ini. Pada hakikatnya ayat ini jarang atau tidak pernah disebut dalam konteks Haji. Kenapa? Adakah umat Islam tidak menderita di tangan golongan musyrik pada hari ini - pemerintah Amerika, Britain, Perancis, Israel, India dan lain-lain? Jika jawapannya ya (dan tidak terdapat jawapan lain), kenapakah musim Haji tidak digunakan untuk mengerakkan ummah untuk mempertahankan umat Islam daripada jenayah musuh Islam?

Berapa banyakkah lagi penderitaan yang mesti ditanggung oleh umat Islam sebelum Haji boleh dikembalikan kepada peranannya yang sebenar: iaitu sebagai titik permulaan tahunan yang unik untuk mengembalikan perpaduan ummah, komitmen kepada Allah dan penegasan kita untuk berdiri mempertahankan diri terhadap semua kuasa penindas di dunia selaras dengan perintah Tuhan dan memenuhi contoh yang telah ditunjukkan oleh pesuruh Allah (SAW).

Kesengsaraan penduduk Palestin dan pendudukan al-Quds yang berterusan oleh Zionis, jenayah kejam di Iraq, Afrghanistan, Kashmir dan Chechnya, dan kezaliman lain di mana-mana sahaja, adalah alasan yang kuat kenapa menjadikan Haji sebagai pertemuan untuk menggerakkan umat Islam menentang musuh Islam dan ummah.

Seterusnya dalam tahun ke sepuluh Hijrah, apabila Nabi (SAW) memberikan kuthbah perpisahan, ia memberikan satu kesan yang nyata bahawa beliau menyampaikan kepada umat Islam yang berhimpun itu hujah utama Ad-Deen mereka. Hujah ini mereka perlu bawa untuk semua manusia, ketika mereka menunaikan Haji - satu-satunya Haji selepas baginda berhijrah ke Madinah. Baginda bercakap dalam istilah yang khusus dan luas mengenai sahsiyyah Islam, dan mengenai makna keadilan ekonomi dan sosial. Mesej perpisahan ini adalah sebahagian dan merupakan ritual Haji pada awalnya; bermakna bahawa Haji tidak akan lengkap tanpa doa ini - doa yang diikrarkan dengan kenyataan, “Aku telah meninggalkan dalam kalangan kamu yang mana jika kamu berpegang teguh kepadanya kamu tidak akan berada di jalan yang salah: Al-Quran kitab suci Allah dan sunahku.”

Golongan intelektual di Semenanjung Arab begitu menyanjung Sunnah sehingga mengangkatnya lebih penting dari , malah mengatasi Al-Quran itu sendiri.

Jika begitu , apakah Sunnah berikut tidak penting ? : bercakap mengenai keadilan sosial ketika haji, menghukum mereka yang menjadi hamba ekonomi dengan menginstitusikan riba, mengesahkan demokrasi sebagai sebagai alasan itu melakukan pembunuhan beramai-ramai, menyerahkan pemilikan harta kepada mereka yang berhak ke atasnya , menggerakkan separuh daripada penduduk dunia yang kini dinafikan hak mereka , malah terus dicabuli dan menentang barah rasisme dan militarisme yang disemai oleh golongan penindas.

Apakah salahnya pemimpin dan umat Islam mengerjakan Haji bersama-sama? Apakah salahnya pemimpin ini yang menyediakan panduan dan menyampaikan kata-kata hikmah, tanggungjawab, inspirasi dan motivasi kepada umat Islam apabila mereka berkumpul beramai-ramai di musin Haji? Siapa lagi selain daripada Allah (SWT) yang menciptakan sebuah forum sedemikian unik untuk membolehkan pemimpin-pemimpin bercakap demi menangani masalah umat Islam?

Adakah sesiapa terfikir bagaimana sukarnya untuk mengumpulkan begitu ramai orang untuk membangunkan kesedaran sosial dalam suatu peristiwa sehebat ibadat Haji?

Ini adalah kerana mereka yang memerintah di tanah suci umat Islam ini tidak berhajat samasekali untuk memberi panduan kepada ummah. Sebab itulah mereka bersembunyi di dalam istana mewah mereka atau bercuti sewaktu musim Haji di villa mereka yang terletak di tepi sungai yang indah . Sebab itulah juga mereka pada waktu yang lain melakukan Haji eksekutif dengan memastikan Baitul Haram disunyikan dari masyarakat supaya mereka dapat melakukan tawaf dan sa’i jauh daripada pemandangan orang ramai dan jauh daripada kutukan dan rasa meluat umat Islam yang menderita di dunia ini.

Haji menuntut mereka untuk berdiri samarata dengan semua kaum Muslimin yang lain . Ia membangkit keinsafan kepada semua bahawa setiap orang bertanggungjawab ke atas setiap perlakuan masing-masing.

Soalnya , siapa dikalangan kita yang sanggup menyatakan pemimpin-pemimpin kitalah yang bertangungjawab keatas kesengsaraan kaum Muslimin di merata dunia? Siapa yang sangup menyatakan ini semasa Haji? Siapa yang sanggup menegaskan bahawa pemimpin-pemimpin Islam seharusnya bersama menunaikan Haji sebagai sebahagian dari Sunnah yang perlu dilaksanakan?

Jawabnya tiada yang sanggup.

Pertimbangkan contoh berikut: Sesudah Rasulullah s.a.w wafat , bila kaum Muslimin berada dalam keadaan krisis politik pada zaman khalifah ketiga iaitu dihujung pemerintahan Uthmaniyyah , 600 orang wakil tiap satu dari Kufa , Basra dan Mesir semasa Haji berkumpul untuk membincangkan maslahah ummah secara berdepan dengan pemimpin-pemimpin Islam.

Bilakah zaman terakhir yang dapat kita lihat pengikut berani dan tahu menegur golongan pemimpin tanpa rasa takut diugut atau dipenjara oleh pihak yang berkuasa? Bilakah Haji terakhir yang memberi peluang kepada kaum Muslimin berbincang mengenai hal ehwal Islam tanpa diambil tindakan oleh pihak militari dibawah regim zalim? Bilakah yang terakhir kita dapat melihat ketua-ketua negara bebas dari kawalan keselamatan bila berada dikhalayak ramai? Bilakah pernah diadakan perbincangan mengenai nasib umat Islam tertindas diseluruh dunia dan menggariskan strategi yang perlu diambil?

Jawabnya sudah tidak berlaku lagi sehingga hari ini.

Ini adalah kerana hubungan antara umat Islam dan pemimpin-pemimpin Islam sudah tidak ujud lagi. Haji sepatutnya melambangkan hal itu.

Allah menegaskan mengenai tujuan rumah pertama , Baitullah dibina……… ( 3:96)

Apa yang bermula dengan niat hanya kerana Allah harus berakhir dengan rahmat dan petunjuk untuk seluruh alam ; bermakna hubungan antara saudara Muslim ( pemimpin dan yang dipimpin) perlu mengujudkan hubungan yang harmonis pula dengan semua ciptaan Allah yang lain pula.

Semenjak beberapa dekad yang lalu jumlah jamaah Haji bertambah dari ratusan ribu kepada jutaan orang. Dengan jumlah yang bertambah untuk menyahut panggilan Allah , sudahkah dunia melihat kebuluran dan kemiskinan berkurangan , bilangan pelarian dan mereka yang semakin terhimpit dan berada dalam keadaan menderita juga semakin menurun?

Jawabnya tidak.

Kenapa jumlah Haji bertambah namun yang menderita di dunia tidak pula berkurangan malah semakin bertambah? Bukankah yang sepatutnya berlaku adalah disebaliknya?

Jadi apakah bezanya antara Haji jutaan umat dengan Haji Rasulullah s.a.w atau Haji para Khalifah?

Apa yang jelas kehilangan ialah ketiadaan mobilisasi dan aktivisme massa untuk mengembalikan keadilan sosial dalam dunia agar memberi rahmat kepada sekalian alam.

Ini memerlukan para pemimpin yang cergas , peka dan dinamik untuk menyusun program. Kita memerlukan pemimpin bersama sebaris dengan umat yang tertindas . Hanya dengan ini sahaja , Haji boleh menjadi sebuah konferensi dunia selayaknya untuk umat Islam.

Lihat ayat Ali Imran …..(9:104)

Juga “……(3:97)

Setiap Muslim seharusnya berada dalam keadaan sihat , secara kewangan mahupun fizikal untuk melaksanakan tanggungjawab Haji iaitu ” perjalanan sekali seumur hidup ini”. Mereka perlu melunaskan segala hutang dan bersiap dengan kekuatan fizikal untuk melaksanakan upacara Haji. Adakah kehendak Rasulullah s.a.w ini hanya bermaksud untuk seorang ahli Haji hanya bersegera melaksanakan segala rukun Haji yang ritual itu dan pulang tanpa ada rasa tanggungjawab sosial? Adakah Haji hanya sebuah perhimpunan sosial ataukah hanya 2 juta individu manusia yang berkumpul setiap tahun?

Nyata dalam ayat yang diwahyukan kepada Rasulullah S.A.W. bahawa terdapat dua syarat terpenting iaitu melunaskan hutang dan tubuh badan yang sihat . Nampaknya dalam dunia sekarang mereka yang muda dan kuat tubuh badan ramai pula yang tersangkut dengan hutang , manakala yang telah dapat melunaskan hutang adalah mereka yang berada dalam usia yang tua , tidak punya kekuatan fizikal dan uzur. Kedua-duanya nampak tidak memenuhi syarat yang dikehendakki untuk menunaikan segala rukun Haji jika hanya ritual itu sahaja yang ada dalam minda seorang yang berniat untuk menunaikan Haji.

Hutang dan berpenyakit atau uzur adalah sesuatu yang sepatutnya tidak berlaku dikalangan orang Islam secara berterusan. Namun kenapa ini pula yang berlaku ?

Allah memberi jawapan kepada persoalan ini :………. (3:98-99)

Perkataan Kufr dalam ayat ini merujuk semula kepada ayat 3:97 menjelaskan sesuatu yang sudah jelas. Kenapa kamu , Ahl Kitab , menghalang mereka yang mahu ke rumah Allah untuk menyahut panggilanNya?

Apakah halangan-halangan itu?

Kita tahu tentang krisis kewangan global sekarang : kaum Muslimin menerima kesan lebih parah dari yang lain. Jika anda tidak mampu membeli makanan sendiri anda tidak akan terfikir untuk pergi menunaikan Haji.

Terdapat juga isu keselamatan di kawasan Semenanjung Arab. Di sebelah Barat ada Somalia dan Sudan , ke utara ada Palestin dan Iraq yang diceroboh dan dijajah, demikian juga ugutan terus-menerus terhadap Lebanon , Jordan dan Syria . Disebelah Timur

terdapat sekatan ekonomi yang berterusan terhadap Republik Islam, dan juga pencerobohan di Afghanistan bersama dengan ketidakstabilan di Pakistan; dan ke selatan terdapat ancaman baru daripada lanun di kawasan perairan itu.

Kemudian sudah tentu terdapat penjajahan yang masih berkekalan yang kini dilakukan oleh Amerika dan Eropah iaitu memaksakan ujudnya model negara bangsa dan menguatkuasakan visa terhad dan kuota yang dikenakan terhadap umat Islam untuk menunaikan Haji.

Semua ini menunjukkan cara Ahl al-Kitab menguruskan dunia selama empat abad yang lalu. Adakah semua ini satu kebetulan? Atau adakah ini cara budaya kuasa Judeo-Christian di dunia ini mahukan?

Bolehkah hutang yang telah mengikat banyak negara dan penduduk dunia, ditambah dengan situasi keselamatan yang tidak stabil di Negara-negara Islam membolehkan umat Islam yang sihat dan penuh bertenaga menyahut arahan pembebasan dan kebebasan daripada Allah (SWT) ketika mengerjakan Haji?

Bebas dari hutang dan tubuh badan yang sihat diperlukan untuk menunaikan Haji kerana hanya mereka yang berada dalam kedudukan yang baik sahaja boleh kembali dan membuat perubahan yang diperlukan. Mereka inilah yang mampu dari segi fizikal untuk mempertahankan dan menegakkan kebenaran dan keadilan; mereka inilah yang bertenaga dan tidak disibukkan untuk bekerja untuk melunaskan hutang. Mereka bebas dan membebaskan nurani mereka agar dapat menumpukan kepada kerja yang lebih besar untuk menstabilkan dunia di sekeliling mereka. Mereka inilah yang diperlukan menunaikan Haji dan menerima arahan untuk bertindak, mengembalikan kedaulatan Islam dan melancarkan revolusi ummah. Mereka inilah jua yang perlu melaksanakan perintah suci apabila mereka kembali semula ke kediaman mereka masing-masing.

Mekah adalah enjin, Al-Quran dan Sunnah adalah cetusan api, dan umat Islam yang menunaikan haji merupakan piston yang mencetuskan api dalam bentuk gerakan menentang kuasa rasuah, penindasan, penjajahan, zionisme, materialisme, militarisme, korporatisme, atheisme dan segala jenayah terancang yang berleluasa sekarang ini.

Penjajaran dan pengharmonian semula semua ini untuk mengujudkan keseimbangan kehidupan perlu diterjemahkan setahun sekali di markaz besar Ummah iaitu di Mekah .Umat Islam yang kukuh dan kuat dan bersemangat sahaja yang dapat merealisasikan tugas yang maha berat ini.

Sedar tidak sedar terdapat hubungan saling mempengaruhi antara perlaksanaan amalan rukun Haji yang hanya dilakukan secara ritual dengan pengolahan fizikal gaya Barat yang diujudkan di persekitaran kota suci Haramain oleh keluarga Saud. Keduanya adalah untuk memastikan umat Islam tertumpu atau tertarik kepada perkara keduniaan. Amalan ritual Haji dan budaya kepenggunaan yang paling jelik dalam pasaran disatukan . Ini dengan sengaja diolah supaya umat Islam tidak mempunyai masa untuk memberi perhatian kepada berfikir , merancang dan melaksana penyelesaian terhadap pebagai masalah yang dihadapi oleh Ummah.

Mendedahkan siapa musuh Islam juga akan mendedahkan keluarga Saud sebagai ejen mereka. Inilah yang hendak mereka elakkan kerana ini akan menyukarkan mereka untuk terus mengawal Haramain.

Halangan mereka untuk umat melaksanakan perintah suci Haji dan segala tuntutan dan ertinya yang sebenar adalah pencabulan sepenuhnya terhadap Islam dan adalah bid’ah yang paling buruk.

Adakah umat Islam sanggup untuk mengubah semua ini atau adakah mereka mahu terus berpuas hati dengan tidak mempedulikan aspek Haji yang paling penting ini. Jika ya , maka umat Islam akan mendedahkan diri mereka sendiri kepada kesan yang tidak dapat dielakkan lagi apabila mereka turut merestui pencabulan ke atas perintah Allah (SWT)?

Komen: Malangnya umat Islam hanya menjadikan ibadat Haji sebagai satu amalan ritual atau hanya mencari sanjungan masyarakat. Ibadat Haji adalah lebih dari itu. Inilah akibatnya apabila mengangkat pemimpin yang berjiwa munafik, umat menjadi lemah. Takut sesama makhluk mengatasi takut kepada Yang Maha Agung. Moga Allah memberikan kekuatan kepada para pejuang Islam untuk bangun menentang dengan harta dan jiwa. Dan kita juga berdoa agar kita termasuk di dalam golongan ini.